6 Kelemahan Laki-laki

Laki-laki selama ini dikenal sebagai makhluk yang kuat, tapi hal ini bukan berarti ia kuat dalam segala hal. Ada 6 kelemahan laki-laki dibandingkan perempuan dalam hal kesehatan.
Rata-rata kaum laki-laki tidak mau kalah dalam segala hal, tapi ada beberapa hal yang membuat perempuan berada lebih tinggi dalam hal kesehatan.
Faktor-faktor ini termasuk genetika, lingkungan, gaya hidup, pengetahuan, hormon, pekerjaan, pemeriksaan kesehatan, emosi dan keberanian untuk mengambil risiko.
Seperti dikutip dari The Sun, Kamis (23/9/2010) ada 6 kelemahan laki-laki dalam hal kesehatan, yaitu:

1. Memori
Satu dari lima laki-laki yang usianya lebih dari 70 tahun telah mengalami kerusakan kognitif ringan. Jumlah ini lebih besar dibandingkan dengan kaum perempuan yang hanya satu dari tujuh orang. Karena itu tak ada salahnya untuk meningkatkan latihan otak selama 30 menit sehari, misalnya dengan mengerjakan teka teki silang atau sudoku.

2. Depresi
Laki-laki cenderung lebih mudah mendapatkan depresi dan melakukan bunuh diri. Para ahli mengatakan hal ini disebabkan kaum perempuan lebih cenderung mencari bantuan bila dirinya merasa ‘down’, sedangkan kaum laki-laki akan menyimpannya sendiri.

3. Kanker
Hampir 40 persen lebih kemungkinan laki-laki meninggal karena kanker. Hal ini mungkin disebabkan oleh keengganan seorang laki-laki untuk pergi ke dokter dan mencaritahu penyebab penyakitnya, sehingga jika ia memiliki kanker sudah masuk stadium lanjut atau sudah terlambat. Karenanya segeralah hubungi dokter jika muncul gejala yang sama selama lebih dari dua minggu.

4. Obesitas
Terjadi peningkatan yang lebih besar dalam hal jumlah penderita obesitas pada kaum laki-laki selama sepuluh tahun terakhir dibandingkan dengan kaum perempuan. Hal ini karena perempuan sangat memperhatikan bentuk tubuhnya, sementara laki-laki lebih terkesan cuek dengan penampilan.

5. Angka harapan hidup
Saat ini diperkirakan kaum perempuan bisa memiliki hidup 4 tahun lebih lama dibandingkan dengan laki-laki. Seorang bayi laki-laki kemungkinan bertahan hidup hingga usia 77,4 tahun, sedangkan bayi perempuan bisa mencapai 81,6 tahun. Penelitian mengungkapkan hal ini karena laki-laki cenderung lebih banyak mengambil risiko dan mengabaikan masalah kesehatan.

6. Amputasi
Menjadi laki-laki memungkinkan seseorang lebih mudah kehilangan anggota badannya, hal ini berdasarkan riset yang dilakukan di Finlandia. Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak hal seperti misalnya cedera, kecelakaan atau akibat penyakit seperti diabetes.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: